Dokter Spesialis Bedah (Bedah Bariatrik / Bedah Obesitas)
HOTLINE dr Peter
0812-1067-435
Email
DIGESTIHEALTH@GMAIL.COM

Bedah Batriatik Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?

Operasi Bariatrik untuk Penderita Obesitas

Bedah Bariatrik untuk Obesitas. Gaya hidup tidak sehat disertai dengan pola makan yang tidak beraturan dapat menyebabkan obesitas. Berat badan jauh melebihi normal dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan yang mengancam jiwa. Oleh karena itu, orang dengan obesitas sangat disarankan untuk melakukan diet dan olahraga. Namun jika dua hal tersebut tidak berhasil, bedah batriatik menjadi jalan terakhir yang harus diambil.

Operasi batriatik merupakan sebuah prosedur manipulasi organ pencernaan yang bertujuan untuk menurunkan berat badan. Terdapat beberapa metode operasi yang biasa dilakukan, seperti pembuatan bypass lambung, pembatasan ruang lambung dengan operasi lambung, hingga metode kombinasi. Cara ini dipandang cukup efektif untuk menurunkan berat badan, jika diimbangi dengan pola hidup sehat.

Seberapa Efektifkah Operasi Batriatik atau Bedah Baratrik?

Operasi lambung atau Bedah batriatik seringkali disarankan bagi penderita obesitas untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih kronis. Prosedur operasi lebih ditekankan bagi orang dengan obesitas yang mempunyai gangguan kesehatan seperti diabetes mellitus, artritis, atau tekanan darah tinggi yang membutuhkan penanganan segera untuk mengurangi berat badan.

Yang menjadi pertanyaan, apakah bedah batriatik benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan secara signifikan? Berapa lama waktu yang digunakan oleh tubuh untuk mengurangi timbunan lemak dalam tubuh?

Pada dasarnya efektivitas operasi batriatik atau bedah bariatrik tergantung beberapa faktor, antara lain metode operasi yang dipilih serta gaya hidup pasca operasi. Penting untuk diketahui bahwa bedah batriatik atau operasi bariatrik bukan solusi akhir untuk menyingkirkan obesitas dari hidup Anda. Apabila gaya hidup dan pola makan tidak teratur, bukan tidak mungkin tubuh Anda akan kembali menumpuk lemak pasca operasi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai persentase penurunan berat badan, Anda perlu mengetahui penjelasan mengenai masing-masing prosedur berikut ini:

1. Gastric bypass

Bedah Bariatrik Bedah Obesitas

Ada beberapa cara operasi yang dilakukan dalam bedah bariatrik. Gastric Bypass atau Biasa juga disebut bypass lambung, metode ini paling lazim digunakan di seluruh dunia. Prosedur bypass lambung melibatkan pembuatan jalur baru (bypass) dari lambung bagian atas menuju usus kecil sehingga Anda merasa lebih cepat kenyang. Jumlah makanan yang dikonsumsi juga menurun drastis karena kantong lambung yang lebih kecil.

Prosedur bypass lambung mempunyai persentase penurunan berat badan yang tinggi, yaitu antara 60 hingga 80 persen. Namun angka ini tergantung beberapa faktor termasuk pola makan dan gaya hidup setelah operasi. Penurunan berat badan baru akan terlihat setelah 18 hingga 24 bulan pasca operasi batriatik atau bedah bariatrik.

2. Sleeve Gastrectomy

Bedah Bariatrik Bedah Obesitas

Prosedur kedua yang juga dapat dilakukan dalam bedah obesitas atau bedah bariatrik adalah sleeve gastrectomy. Prosedur ini melibatkan manipulasi bentuk lambung sehingga menyerupai tabung. Ukuran yang lebih kecil memungkinkan Anda untuk merasa lebih cepat kenyang meskipun baru mengkonsumsi sedikit makanan. Dengan pengurangan porsi tersebut, penurunan berat badan dapat terjadi secara efektif.

Menurut penelitian, sleeve gastrectomy mampu mengurangi berat badan secara signifikan dalam waktu singkat, hampir sama dengan prosedur bypass lambung. Yang menarik, prosedur operasi ini tidak mengharuskan Anda untuk tinggal dalam waktu lama di rumah sakit pasca operasi yaitu sekitar 2 hingga 3 hari saja.

3. Adjustable gastric band

Bedah Bariatrik Bedah Obesitas

Biasa disingkat sebagai AGB, prosedur pembedahan batriatik yang satu ini melibatkan pengikatan lambung menggunakan benda asing. Benda berupa pita yang dapat digelembungkan tersebut berfungsi untuk mengikat lambung sehingga mengurangi porsi makanan yang dapat ditampung di dalamnya. Dengan demikian, Anda merasa lebih cepat kenyang dan tidak mudah lapar dengan metode bedah bariatrik ini.

Persentase pengurangan berat badan menggunakan prosedur ini adalah sekitar 40 hingga 50 persen. Waktu penurunan berat badan relatif lebih lama dibandingkan dengan prosedur operasi lainnya. Meskipun demikian, keuntungan dari operasi AGB adalah Anda dapat mengembalikan lambung ke bentuk semula. Hal ini dikarenakan tidak adanya pemotongan usus atau manipulasi lambung secara permanen.

Siapa yang Boleh Melakukan Bedah Batriatik?

Ternyata prosedur operasi lambung untuk menurunkan berat badan tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Hanya karena ingin menurunkan berat badan dan memperoleh tubuh langsing ideal, Anda tidak bisa serta merta mengajukan permintaan untuk menjalani prosedur tersebut kepada tenaga medis atau dokter spesialis bedah.

Terdapat kriteria khusus yang mengatur siapa saja yang boleh dan direkomendasikan untuk menjalani operasi lambung batriatik atau bedah bariatrik. Hal ini dikarenakan bedah batriatik merupakan prosedur operasi besar yang mungkin menyebabkan perubahan signifikan dalam hidup. Oleh karena itu, Anda diharuskan memiliki alasan kuat untuk menjalani operasi bedah yang satu ini.

Lantas siapa saja yang diperbolehkan melakukan operasi batriatik atau bedah bariatrik? Prosedur ini bisa menjadi jalan akhir bagi Anda yang mengalami hal berikut ini:

  • Mempunyai BMI 40 atau lebih tinggi. Anda yang mempunyai BMI 35 atau lebih juga dapat melakukan bedah ini dengan catatan Anda mempunyai masalah kesehatan serius yang membutuhkan penurunan berat badan dalam waktu cepat seperti diabtes mellitus, tekanan darah tinggi, atau sleep apnea akut.
  • Orang dengan obesitas yang telah mencoba berbagai macam diet dan olahraga namun tidak berhasil mengurangi berat badan secara signifikan.
  • Remaja yang telah melewati masa pubertas dengan BMI 35 atau lebih.
  • Pada beberapa kasus, orang dengan BMI 30 juga diperbolehkan menjalani prosedur ini namun hanya jika mempunyai masalah kesehatan serius.

Kapan dan Dimana Harus Melakukan Operasi Batriatik atau Bedah Bariatrik?

Waktu yang tepat untuk melakukan batriatics surgery atau operasi batriatik adalah sebelum terjadi komplikasi. Sebagaimana yang Anda ketahui, orang dengan obesitas sangat rentan terhadap berbagai penyakit kronis. Oleh karena itu, menjalani prosedur operasi sebelum munculnya komplikasi bisa meningkatkan efektivitasnya.

Di mana sebaiknya melakukan operasi batriatik? Karena termasuk operasi besar dan mungkin merubah hidup, operasi ini tidak dapat dilakukan di semua rumah sakit. Hanya rumah sakit dengan dokter spesialis bedah tertentu yang dapat melayani jasa batriatik. Selain itu, pengalaman dokter dalam menangani kasus serupa juga harus menjadi bahan pertimbangan.

Digestihealth Batriatics yang dihadirkan oleh Rumah Sakit Sumber Waras menjadi solusi bagi Anda yang ingin menjalani operasi lambung batriatik. Prosedur bedah yang dilakukan tidak hanya sekedar untuk menguruskan badan tetapi juga untuk memperbaiki metabolisme tubuh sehingga mengurangi resiko timbulnya penyakit kronis akibat kegemukan atau obesitas.

Digestihealth Batriatics ditangani langsung oleh dr Peter Ian Limas yang telah berpengalaman selama lima tahun dalam melakukan operasi batriatik. Dokter spesialis bedah yang satu ini tidak segan memberikan edukasi dan informasi mengenai tindakan operasi yang akan dilakukan sehingga Anda mengetahui berbagai jenis resiko yang mungkin ditimbulkan.

Selain itu, dr Peter juga menyediakan layanan konsultasi khusus melalui WhatsApp. Anda dapat menyampaikan berbagai pertanyaan seputar obesitas dan operasi batriatik. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui lebih banyak informasi mengenai prosedur dan resiko yang mungkin muncul akibat mengambil prosedur operasi batriatik dengan metode tertentu.

Digestihealth Batriatics menyediakan tiga metode berbeda untuk menyingkirkan obesitas, yaitu gastric bypass, mini gastric bypass, dan sleeve gastrectomy. Ketiga metode tersebut cukup efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Tidak perlu ragu untuk menghubungi WhatsApp +6281-2106-7435 dan berkonsultasi secara langsung dengan dr. Peter mengenai bedah batriatik. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website bedahobesitas.id.

Leave a Reply

WhatsApp chat